Oleh: Wildan Darmawan & Yudi Wili Tama

احذر من الأيدي التي في النار مرتعها غدا
Hindarilah tangan yang menggenggam api esok hari
راش يظن بأنه بالمال أمسى سيدا
Karena orang yang kaya menganggap Harta membuat dirinya menjadi seorang terpandang
ثم الذي يرشي بها ومن الكرامة جردا
Benar, harta membuat dia terpandang, namun kosong dari kemuliaan
والرائشون ونهجهم سحقا فكلهم عدا
Orang kaya dan cara hidup mereka, akan musnah dan binasa
Syair di atas mengajarkan kepada kita bahwa kekayaan seseorang bisa menjadi anugerah dan cobaan bagi dirinya. Anugrah jika hartanya digunakan untuk hal yang baik dan bermanfaat untuk umat dan agama, sebaliknya musibah jika hartanya itu hanya menjadikan investasi bagi dirinya untuk masuk ke neraka Allah.
Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
إِنَّ لِكُلِّ أُمَّةٍ فِتْنَةً وَفِتْنَةُ أُمَّتِى الْمَالُ
“Sesungguhnya setiap umat memiliki ujian, dan ujian umatku adalah harta”
Maka tidak selayaknya bagi seorang muslim, memburu dunia ini dengan segala cara, memperbanyaknya, menyimpan dan menumpuknya tanpa menginfakkannya di jalan Allâh. Karena itu hanya akan menyeret hatinya menuju dunia dan perhiasannya serta memenjaranya. Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
إِنَّ الْمُكْثِرِينَ هُمُ الْمُقِلُّونَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ ، إِلاَّ مَنْ أَعْطَاهُ اللَّهُ خَيْرًا ، فَنَفَحَ فِيهِ يَمِينَهُ وَشِمَالَهُ وَبَيْنَ يَدَيْهِ وَوَرَاءَهُ ، وَعَمِلَ فِيهِ خَيْرًا
“Sesungguhnya orang-orang yang banyak harta adalah orang-orang yang sedikit (kebaikannya) pada hari kiamat, kecuali orang yang diberi harta oleh Allâh, lalu dia memberi kepada orang yang disebelah kanannya, kirinya, depannya dan belakangnya. Dia melakukan kebaikan pada hartanya”
Wallahu a’lam bisshowab

Komentar Terbaru