Oleh: Sofyan Ariansyah & Yudi Wili Tama
…
Hikmah ke dua kali ini berbunyi:
إرادتك التجريد مع إقامة الله إياك في الأسباب من الشهوة الخفية، وإرادتك الأسباب مع إقامة الله إياك في التجريد انحطاط عن الهمة العلية
“Motivasi-mu untuk berada di posisi asbab (untuk terus beribadah) padahal kenyataannya Allah meletakkanmu pada posisi tajrid (harus berusaha mencari nafkah) merupakan syahwat yang samar. Begitupun sebaliknya merupakan pengejentawahan dari penurunan motivasi atau semangat tekad yang tinggi”
Sebagai seorang hamba Allah kita harus mengetahui posisi dimana kita berada, apakah berada di posisi asbab atau di posisi tajrid?
Seseorang untuk mengenal jati dirinya, haruslah memiliki barometer. Maka barometer yang digunakan tentu saja sejauh mana dirinya meningkat dan tetap dalam posisi ketaatan kepada Allah.
Jika seseorang merasakan indahnya kemanisan taat kepada Allah ketika ia berada di posisi asbab, maka ia telah mengenal jati dirinya dalam posisi yang terus melulu ibadah. Namun sebaliknya jika dalam posisi ini malah makin menambah kerumitan bagi orang selainnya seperti keluarganya dan membuat dia mengeluh kepada Allah, maka ia salah posisi, ia belum mengenal jati dirinya, dan ia terjebak dalam syahwat yang seakan-akan bernilai ibadah.
Begitupun seseorang ketika ia berada dalam posisi tajrid, walaupun seakan-akan terlihat seperti orang yang mengejar duniawi, namun dibalik keduniawian yang dianugerahi Allah padanya, mampu bermanfaat untuk sesama, berkah untuk sesama, dan bahkan menemukan manisnya ibadah pada poisi ini, maka ia benar-benar telah menemukan jati dirinya. Sebaliknya, jika keduniawian membuat dia terlena bahkan jauh dari Sang Pencipta, maka ia telah terjebak pada motivasi dan semangat yang semu, malah mengantarkan dirinya menjadi budak duniawi.
Sudah banyak contoh bagi kita untuk mengenal jati diri kita, dalam hal ini sebenar-benarnya orang yang berada dalam posisi asbab salah satunya adalah Uwais al-Qorni, dan yang sebenar-benarnya berada di posisi tajrid salah satunya adalah Imam Abu Hanifah, seorang saudagar besar yang mendedikasikan duniawi untuk kepentingan Allah.
…
Wallahu a’lam bisshowab
#Allahumma Sholli ‘Ala Habibika Sayidina Muhammad
#Darussalam Bogor Indonesia


Komentar Terbaru