BOGOR – Pondok Pesantren Darussalam mengadakan pelatihan Character Building Pemuda Pesantren tingkat Jawa Barat. Kegiatan yang dilakukan diakhir tahun 2016 (30/12) tersebut diikuti oleh 150 orang yang terdiri dari pengurus organisasi santri pondok pesantren dan pengurus BEM kampus maupun himpunan mahasiswa yang berada di Jawa Barat . Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung Pusat Dakwah Islam Kabupaten Bogor dan bertujuan untuk mempersiapkan Pemuda Pesantren menghadapi persaingan ditingkat regional khususnya setelah diberlakukannya Masyarakat ekonomi ASEAN, tutur Ketua Yayasan Darussalam, M. Abu Jihad Lillah.

Pelatihan ini berlangsung selama satu hari, diawali dengan sambutan Pimpinan Pondok Pesantren Darussalam dan dibuka oleh Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga. Dalam sambutannya Pimpinan Pondok Pesantren Darussalam menuturkan bahwa peningkatan kapasitas diri jika diniatkan untuk kemaslahatan bangsa dan agama merupakan ibadah yang nilainya sama dengan ibadah lainnya. Hal senada diungkapkan oleh Saepudin Muhtar mewakili Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga bahwa untuk menghadapi persaingan, pemuda pesantren harus meningkatankan kapasitas dan kompetensinya disegala bidang.

Pelatihan yang bertemakan “Pemuda Pesantren Yang Berdaya Saing pada Masyarakat Ekonomi ASEAN” terselenggara atas kerjasama Kemenpora dan Pondok Pesantren Darussalam. KH. Drs. Mu’tashim Billah, M.HI selaku pimpinan Pondok Pesantren Darussalam mengawali pemberian materi pada pelatihan ini. Motivator tingkat nasional Muhammad Abu shofi Siddiq turut memberikan materi pada acara ini. Motivator yang merupakan alumni Pondok Modern Darussalam Gontor ini menekankan kepada pentingnya mental dan daya saing pemuda pesantren untuk berkompetisi ditingkat regional dan global. Selain itu pengamat dan akademisi hubungan Internasional Hendra Maujana Saragih juga turut serta memberikan materi tantangan dan peluang MEA. Acara berlangsung meriah yang dibuktikan dengan antusiasme peserta serta banyaknya pertanyaan oleh peserta kepada para narasumber.