
BOGOR (27/07/2026) — Pondok Pesantren Darussalam Bogor secara resmi membuka agenda Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) Tahun Ajaran Baru 2026–2027 melalui upacara Pembukaan Tahun Ajaran Baru yang berlangsung khidmat di Gedung Serba Guna (GSB) Pondok Pesantren Darussalam Bogor pada Senin (27/07/2026) pagi.
Acara dimulainya babak baru kalender akademik pesantren ini diresmikan tepat pada pukul 07.30 WIB. Pembukaan tahun ajaran baru dihadiri langsung oleh Pimpinan Pondok Pesantren Darussalam Bogor Kiai Muhammad Abu Jihad Lillah, S.H.I., M.Pd., Pengasuh Pesantren, Direktur Kulliyatul Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI) Al-Ustadz Rifai Rahim, S.Pd., M.Pd., jajaran Kepala Biro, para guru senior, guru junior, pengajar baru, serta seluruh santriwan dan santriwati kelas 1 hingga kelas 6.
Pengarahan Strategis Direktur KMI
Rangkaian acara diawali dengan sambutan serta pengarahan dari Direktur KMI, Al-Ustadz Rifai Rahim, S.Pd., M.Pd. Dalam amanatnya, beliau menekankan pentingnya pembaharuan niat (tajdidun niyah) bagi seluruh santri, baik santri baru maupun santri lama, guna menuntut ilmu semata-mata karena Allah SWT (li thalabil ‘ilmi lillahi ta’ala).
Al-Ustadz Rifai Rahim memaparkan sejumlah poin krusial sebagai pedoman santri dalam mengarungi tahun ajaran anyar:

- Penyesuaian Diri dan Manajemen Waktu: Seluruh santri diimbau untuk segera beradaptasi dengan tingkatan kelas yang baru, mengoptimalkan waktu senggang untuk persiapan belajar, serta melengkapi seluruh fasilitas pembelajaran seperti buku paket dan alat tulis. Santri baru diharapkan tidak sungkan meminta bimbingan dari para mudabbir dan kakak kelas.
- Prinsip Pembelajaran dan Evaluasi: Pembelajaran di pesantren tidak terbatas di dalam ruang kelas saja, melainkan mencakup seluruh ritme kehidupan pondok. Santri diminta melakukan evaluasi mandiri (muhasabah) terhadap capaian rapor tahun sebelumnya guna memperbaiki kekurangan dan meningkatkan kelebihan.
- Fokus Khusus Kelas Intensif dan Kelas 6: Santri kelas intensif diingatkan untuk ekstra fokus mengingat pemadatan kurikulum yang singkat. Sementara itu, santri kelas 6 dituntut untuk menuntaskan perjuangan hingga lulus (Finish Your Start / ‘Atimmu maa bada’tum) serta menunjukkan kedewasaan dan keteladanan bagi para junior di tengah padatnya amanah organisasi.
- Kedisiplinan dan Kebersihan: Direktur KMI menegaskan pentingnya kedisiplinan perizinan keluar pondok (wajib mengantongi izin Pengasuhan dan tasrih Biro Pengajaran) serta mengimbau seluruh santri untuk bersama-sama menjaga kebersihan dan kelestarian fasilitas pondok.
- Ketentuan Standar Kelulusan & Kenaikan Kelas: Diumumkan secara resmi bahwa berdasarkan hasil musyawarah majelis guru dan pimpinan, standar minimal nilai rata-rata akumulasi akhir untuk kenaikan kelas (kelas 1–5) serta kelulusan (kelas 6) pada Tahun Ajaran 2026–2027 ditetapkan sebesar 45,00.
Taujihat dan Peresmian oleh Pimpinan Pondok Pesantren
Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan, taujihat, serta peresmian utama yang disampaikan oleh Pimpinan Pondok Pesantren Darussalam Bogor, Kiai Muhammad Abu Jihad Lillah, S.H.I., M.Pd.
Dalam amanatnya, Kiai mengawalinya dengan memanjatkan rasa syukur atas nikmat iman, Islam, kesehatan, keafiatan, serta kekuatan (qudrah wa quwwah) yang Allah berikan sehingga seluruh keluarga besar pesantren dapat bersilaturahmi dan berkumpul di tempat yang penuh berkah.
Kiai menekankan bahwa pondasi paling utama yang harus ditanamkan oleh setiap santri (thalibul ‘ilmi) saat mengawali tahun ajaran baru adalah niat yang lurus, kuat, dan teguh (an-niyyah as-shalihah wal qawiyyah). Beliau menyampaikan filosofi mendalam bahwa jika perbuatan buruk (al-a’mal as-sayyi’ah) saja memerlukan niat, maka perbuatan baik (al-a’mal al-hasanah) dan perjuangan menuntut ilmu jauh lebih membutuhkan keteguhan niat yang kuat dan ikhlas semata-mata untuk menggapai rida Allah SWT (ibbtigha’a mardhatillah).
Sebagai puncak acara, Kiai Muhammad Abu Jihad Lillah, S.H.I., M.Pd. secara resmi membuka Tahun Ajaran Baru 2026–2027 (Murasim Iftitah As-Sanah Ad-Dirasiyyah Al-Jadidah) dengan bacaan Bismillahirrahmanirrahim. Peresmian tersebut dilanjutkan dengan pembacaan Surat Al-Fatihah secara bersama-sama oleh seluruh hadirin guna memohon pertolongan, keberkahan, serta kelancaran dari Allah SWT dalam mengarungi seluruh kegiatan pesantren selama satu tahun ke depan.
Apresiasi Prestasi: Pembagian Juara Kelas
Setelah penyampaian seluruh pengarahan dan prosesi peresmian, rangkaian acara dilanjutkan dengan pembagian penghargaan bagi para juara kelas atas pencapaian akademik terbaik mereka pada semester sebelumnya. Penyerahan hadiah dan piagam penghargaan ini disambut meriah oleh seluruh hadirin sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras santri sekaligus pemacu semangat kompetisi yang sehat di awal tahun ajaran baru.
Penutup dan Doa Bersama
Sebagai penutup seluruh rangkaian upacara, acara diakhiri dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Al-Ustadz Ahmad Imam Mujahid Fillah, Lc., M.Si. Doa yang dilantunkan secara khusyuk tersebut mengiringi harapan agar seluruh kegiatan belajar mengajar dan program-program pesantren di Tahun Ajaran 2026–2027 berjalan dengan lancar, penuh keberkahan, serta mampu mencetak generasi santri yang berakhlak mulia dan berprestasi unggul.

Komentar Terbaru